Cara Beternak Sukses Burung Lovebird

Monday, May 18th 2015. | Informasi

Burung Lovebird kicakuKicaku – Cara Beternak Sukses Burung Lovebird, Burung lovebird atau sering juga disebut burung cinta merupakan burung dengan suara kicau yang sangat indah dan merdu, burung dengan warna yang sangat cantik ini banyak diminati oleh sahabat kicaku, selain sebagai burung hias, burung lovebird juga sering digunakan sebagai burung kontes atau lomba. Burung lovebird juga mulai dibudidayakan oleh para peternak burung, selain cukup mudah, burung lovebird juga banyak diminati sehingga berternak burung lovebird merupakan peluang usaha yang sangat menjanjikan.

Sebelum memulai beternak Lovebird, seharusnya kita membedakan duluantara Lovebird jantan dengan Lovebird betina. Secara warna dan fisik,love bird susah untuk diketahui jenis kelaminnya.jka kita inginmengetahui mana yang jantan dan mana yang betina Cara yang palinggampang adalah dengan meraba kedua capit udang yang terletakdibawah duburnya. Jika keras, rapat dan lancip, biasanya jantan.Sedangkan burung betina capit udangnya lembek, lebar dan tumpul.Untuk memulai beternak love bird kita harus memilih calon induk yangusianya relatif masih muda, sekitar umur 7 bulan sampai 2,5 tahun,karena jika umurnya sudah lebih dari 3 tahun biasanya tidak terlaluproduktif, serta tambahkan makanan ekstra seperti sawi, toge, kwaci

Pembuatan Kandang :

Lovebird adalah salah satu burung yang cukup lincah , suka bermain dan suka beterbangan kesana kemari. Maka harus diusahakan kandangnya harus cukup luas, selain itu lovebird cenderung terbang kearah horizontal dan arah vertikal. Maka usahakan kandang lovebird lebih memanjang kesamping dan menjulang keatas.
Ukuran kandang minimal untuk sepasang lovebird adalah 80x40x40 cm. untuk penangkaran kandang ini sudah cukup.
Bagi pemula yang ingin ternak lovebird sepasang dua pasang cukup beli kandang jadi yang banyak dijual di pasaran.
Jika ingin memelihara lovebird sekaligus dalam satu kandang (kandang koloni), maka dibutuhkan kandang yang lebih besar lagi. Setiap pasang lovebird membutuhkan ruangan kurang lebih 0,12 meter kubic. Sebagai perkiraan kandang dengan panjang 2 meter, lebar 1 meter dan tinggi 1,5 meter cukup untuk sekitar 5 pasang lovebird.

Lovebird adalah burung yang suka mengerat dan memiliki paruh yang cukup tajam, maka kalau membuat kandang sendiri usahakan dari besi, tetapi untuk kemudahan pembuatan biasanya dibuat dari kayu, tetapi yang kedalam seyogyanya dilapisi dengan plat seng atau alumunium. Untuk jeruji usahakan yang kokoh, carilah kawat loket yang tahan karat (terbuat dari galvanis), jangan yang dengan kawat loket yang dicoating (kawat yang didalam kecil).

Usahakan jarak kawat loket 1-2 cm persegi, kawat ini juga berfungsi sebagai pengaman dari hewan-hewan pemangsa seperti tikus maupun kucing.

Letak kandang minimal 1 meter dari tanah, hal ini membuat lovebird lebih nyaman karena di alam bebas lovebird lebih sering hidup diatas pohon dari pada di permukaan tanah. Selain itu letakkan kandang pada tempat yang teduh tetapi tetap terkena cahaya matahari langsung, terutama di pagi hari. Lovebird membutuhkan sinar matahari untuk menjaga kondisi tubuhnya.
Kandang yang ideal adalah menghadap kearah matahari terbit, sehingga lovebird akan kena sinar matahari sampai jam 10 pagi.

Untuk kelengkapan kandang ternak lovebird antara lain :

Sediakan tempat pakan
Sediakan tempat minum
Sediakan karamba atau tempat mandi
Sediakan tangkringan

Proses Penjodohan :

Proses penjodohkan lovebird ada dua cara yang umum digunakan oleh para penangkar LB. Cara yang pertama adalah dengan menaruh banyak burung LB dalam satu sangkar besar, karena pasti ada LB yang berjodoh secara alami. Atau bisa juga dengan menaruh LB jantan dan betina dalam satu sangar namun disekat. Bisa juga dengan menaruh 2 sangkar secara berdekatan, satu sangkar diisi LB jantan dan satu sangkar lagi diisi LB betina. Burung yang sudah berjodoh akan menunjukkan perilaku “romantis.” Misalnya saling berdekatan, beradu paruh, dan saling menarik perhatian. Jika hal itu terjadi, maka proses perjodohan bisa dikatan berjalan normal.

Pakan Lovebird :

Sama seperti saat memelihara lovebird harian, pakan yang diberikan untuk lovebird adalah milet, jewawut, kenari seed, biji sawi, jagung muda, kangkung, sawi, tauge. Kuncinya adalah pakan yang bervariasi dan tidak monoton untuk mencukupi kebutuhan nutrisi lovebird selama diternak. Yang penting adalah asupan gizi untuk indukan LB haruslah seimbang dan jangan lupa untuk memberikan multivitamin di dalam air minumnya. Beberapa kandungan nutrisi yang dibutuhkan LB saat reproduksi anatar lain mineral, kalsium, vitamin A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3; zat esensial seperti D-L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid, dan Ca-D Pantothenate.

Masa Pengeraman Telur :

Dalam masa pengeraman, indukan lovebird membutuhkan kenyamanan dan ketenangan di kandang dan sekitar kandang. Pastikan tidak ada gangguan tikus, kucing, anjing, semut, kecoa atau parasit. Waktu pengeraman lovebird sekitar 25 hari, dan daya tetas telur tergantung dari kondisi lingkungan dan betina itu sendiri. Jika sampai hari ke-25 telur belum juga menetas, maka kemungkinannya adalah gagal menetas. Yang penting kita tidak memegang telur yang sedang dierami, karena dapat menyebabkan gagal tetas dan tentunya mengganggu LB yang sedang mengeram.

Proses Bertelur Lovebird :

Penjodohan sudah dilakukan dengan baik, saatnya lovebird betina untuk bertelur dan mengerami. Proses pengeraman sampai penetasan biasanya memakan waktu antara 2 hingga 3 minggu, setelah menetas jangan lupa untuk memberi makanan bergizi tinggi.

Sedangkan untuk sayuran adalah kangkung, jagung muda, brokoli, toge, dan selada. Buah-buahan biasanya burung lovebird ada yang menyukai dan ada yang tidak, namun yang sering diberikan adalah pir, apel, pepaya, dan pisang. (Khusus untuk buah tidak menjadi prioritas utama, yang terpenting adalah sayuran)

Pastikan ketersediaan grit dan tulang sotong yang cukup pada indukan lovebird guna mensuplai asupan kalsium bagi induk maupun anakannya, bahan ini bisa anda beli di toko burung.